Showing posts with label TOKOH. Show all posts
Showing posts with label TOKOH. Show all posts

Wednesday, 26 August 2015

BIOGRAFI SINGKAT BJ HABIBIE

Prof. DR (HC). Ing. Dr. Sc. Mult. Bacharuddin Jusuf Habibie dilahirkan di Pare-Pare, Sulawesi Selatan, pada tanggal 25 Juni 1936. Beliau merupakan anak keempat dari delapan bersaudara, pasangan Alwi Abdul Jalil Habibie dan RA. Tuti Marini Puspowardojo. Habibie yang menikah dengan Hasri Ainun Habibie pada tanggal 12 Mei 1962 ini dikaruniai dua orang putra yaitu Ilham Akbar dan Thareq Kemal. Masa kecil Habibie dilalui bersama saudara-saudaranya di Pare-Pare, Sulawesi Selatan. Sifat tegas berpegang pada prinsip telah ditunjukkan Habibie sejak kanak-kanak. Habibie yang punya kegemaran menunggang kuda dan membaca ini dikenal sangat cerdas ketika masih menduduki sekolah dasar, namun ia harus kehilangan bapaknya yang meninggal dunia pada 3 September 1950 karena terkena serangan jantung saat ia sedang shalat Isya.
BIOGRAFI SINGKAT BJ HABIBIE
Masuk ITB dan Kuliah di Jerman

Karena kecerdasannya, Setelah tamat SMA di bandung tahun 1954, beliau masuk di ITB (Institut Teknologi Bandung), Ia tidak sampai selesai disana karena beliau mendapatkan beasiswa dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk melanjutkan kuliahnya di Jerman, karena mengingat pesan Bung Karno tentang pentingnya Dirgantara dan penerbangan bagi Indonesia maka ia memilih jurusan Teknik Penerbangan dengan spesialisasi Konstruksi pesawat terbang di  Rhein Westfalen Aachen Technische Hochschule (RWTH) Ketika sampai di Jerman, beliau sudah bertekad untuk sunguh-sungguh dirantau dan harus sukses, dengan mengingat jerih payah ibunya yang membiayai kuliah dan kehidupannya sehari-hari. Beberapa tahun kemudian, pada tahun 1955 di Aachean, 99% mahasiswa Indonesia yang belajar di sana diberikan beasiswa penuh. Hanya beliaulah yang memiliki paspor hijau atau swasta dari pada teman-temannya yang lain. Musim liburan bukan liburan bagi beliau justru kesempatan emas yang harus diisi dengan ujian dan mencari uang untuk membeli buku. Sehabis masa libur, semua kegiatan disampingkan kecuali belajar. Berbeda dengan teman-temannya yang lain, mereka; lebih banyak menggunakan waktu liburan musim panas untuk bekerja, mencari pengalaman dan uang tanpa mengikuti ujian.


Beliau mendapat gelar Diploma Ing, dari Technische Hochschule, Jerman tahun 1960 dengan predikat Cumlaude (Sempurna) dengan nilai rata-rata 9,5, Dengan gelar insinyur, beliau mendaftar diri untuk bekerja di Firma Talbot, sebuah industri kereta api Jerman. Pada saat itu Firma Talbot membutuhkan sebuah wagon yang bervolume besar untuk mengangkut barang-barang yang ringan tapi volumenya besar. Talbot membutuhkan 1000 wagon. Mendapat persoalan seperti itu, Habibie mencoba mengaplikasikan cara-cara kontruksi membuat sayap pesawat terbang yang ia terapkan pada wagon dan akhirnya berhasil.

Setelah itu beliau kemudian melanjutkan studinya untuk gelar Doktor di Technische Hochschule Die Facultaet Fuer Maschinenwesen Aachean kemudian Habibie menikah pada tahun 1962 dengan Hasri Ainun Habibie yang kemudian diboyong ke Jerman, hidupnya makin keras, di pagi-pagi sekali Habibie terkadang harus berjalan kaki cepat ke tempat kerjanya yang jauh untuk menghemat kebutuhan hidupnya kemudian pulang pada malam hari dan belajar untuk kuliahnya, Istrinya Nyonya Hasri Ainun Habibie harus mengantri di tempat pencucian umum untuk mencuci baju untuk menghemat kebutuhan hidup keluarga. Pada tahun 1965 Habibie mendapatkan gelar Dr. Ingenieur dengan penilaian summa cumlaude (Sangat sempurna) dengan nilai rata-rata 10 dari Technische Hochschule Die Facultaet Fuer Maschinenwesen Aachean.



Langkah-langkah Habibie banyak dikagumi, penuh kontroversi, banyak pengagum namun tak sedikit pula yang tak sependapat dengannya. Setiap kali, peraih penghargaan bergengsi Theodore van Karman Award, itu kembali dari “habitat”-nya Jerman, beliau selalu menjadi berita. Habibie hanya setahun kuliah di ITB Bandung, 10 tahun kuliah hingga meraih gelar doktor konstruksi pesawat terbang di Jerman dengan predikat Summa Cum laude. Lalu bekerja di industri pesawat terbang terkemuka MBB Gmbh Jerman, sebelum memenuhi panggilan Presiden Soeharto untuk kembali ke Indonesia.

B.J Habibie Kembali Ke Indonesia
Di Indonesia, Habibie 20 tahun menjabat Menteri Negara Ristek/Kepala BPPT, memimpin 10 perusahaan BUMN Industri Strategis, dipilih MPR menjadi Wakil Presiden RI, dan disumpah oleh Ketua Mahkamah Agung menjadi Presiden RI menggantikan Soeharto menjadi Presiden Republik Indonesia ke 3. Soeharto menyerahkan jabatan presiden itu kepada Habibie berdasarkan Pasal 8 UUD 1945. Sampai akhirnya Habibie dipaksa pula lengser akibat refrendum Timor Timur yang memilih merdeka. Pidato Pertanggungjawabannya ditolak MPR RI. Beliau pun kembali menjadi warga negara biasa, kembali pula hijrah bermukim ke Jerman.

Sebagian Karya beliau dalam menghitung dan mendesain beberapa proyek pembuatan pesawat terbang :
  • VTOL ( Vertical Take Off & Landing ) Pesawat Angkut DO-31.
  • Pesawat Angkut Militer TRANSALL C-130.
  • Hansa Jet 320 ( Pesawat Eksekutif ).
  • Airbus A-300 ( untuk 300 penumpang )
  • CN - 235
  • N-250
Dan secara tidak langsung turut berpartisipasi dalam menghitung dan mendesain:
  • · Helikopter BO-105.
  • · Multi Role Combat Aircraft (MRCA).
  • · Beberapa proyek rudal dan satelit.
Sebagian Tanda Jasa/Kehormatan B.J Habibie :
  • 1976 - 1998 Direktur Utama PT. Industri Pesawat Terbang Nusantara/ IPTN.
  • 1978 - 1998 Menteri Negara Riset dan Teknologi Republik Indonesia.
  • Ketua Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi / BPPT
  • 1978 - 1998 Direktur Utama PT. PAL Indonesia (Persero).
  • 1978 - 1998 Ketua Otorita Pengembangan Daerah Industri Pulau Batam/ Opdip Batam.
  • 1980 - 1998 Ketua Tim Pengembangan Industri Pertahanan Keamanan (Keppres No. 40, 1980)
  • 1983 - 1998 Direktur Utama, PT Pindad (Persero).
  • 1988 - 1998 Wakil Ketua Dewan Pembina Industri Strategis.
  • 1989 - 1998 Ketua Badan Pengelola Industri Strategis/ BPIS.
  • 1990 - 1998 Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim se-lndonesia/lCMI.
  • 1993 Koordinator Presidium Harian, Dewan Pembina Golkar.
  • 10 Maret - 20 Mei 1998 Wakil Presiden Republik Indonesia
  • 21 Mei 1998 - Oktober 1999 Presiden Republik Indonesia
Demikian Biografi Singkat Bj. habibie, Semoga Bermanfaat

BIOGRAFI SINGKAT RA. KARTINI

            Raden Adjeng kartini, Lahir 21 April 1879 di Jepara, Jawa Tengah, Hindia Belanda, meninggal 17 September 1904 (umur 25) di Rembang, Jawa Tengah, Hindia Belanda

          Nama Panggilan Raden Ayu Kartini dikenal karena Emansipasi wanita. Beragama Islam putri dari Pasangan R.M.A.A. Singgih Djojo Adhiningrat dan Raden Adjeng Kartini (lahir di Jepara, Jawa Tengah, 21 April 1879 – meninggal di Rembang, Jawa Tengah, 17 September 1904 pada umur 25 tahun) atau sebenarnya lebih tepat disebut Raden Ajeng Kartini adalah seorang tokoh Jawa dan Pahlawan Nasional Indonesia. Kartini dikenal sebagai pelopor kebangkitan perempuan pribumi.
BIOGRAFI SINGKAT RA. KARTINI

            Dimasa Saat ini Sosok Seperti Raden Adjeng kartini amatlah jarang kita Jumpai, Adakah Diantara pembaca yang akan Meneruskan perjuangan beliau.....

Semoga Bermanfaat

Thursday, 20 August 2015

WALI SONGO DI TANAH JAWA




Di pulau jawa Terkenal adanya wali Songo atau Lebih dikenal dengan Sembilan wali, mereka yang Menyebarluaskan Islam di Tanah jawa , dan adri 9 wali ini ada yang berasal dari Luar Negeri , Tetapi ada pula yang berasal dari Tanah Jawa sendiri, Nama Wali 9/Wali songo itu ialah :
WALI SONGO DI TANAH JAWA



1.      Maulana Malik Ibraim ( Sunan Gresik )
Wali ini dikenal juga dengan nama Maulana Maghribi, Ia Berasal dari Persia dan menyebarluaskan Islam di Tanah Jawa

2.      Raden Rahmat ( Sunan Ampel )
Dia adalah seorang bangsawan, dan gelarnya sufah diketahui ,ia berasal dari Ampel, Surabaya, ia menyebarluaskan Islam Lewat Pendidikan (Pesantren)

3.      Makdum Ibrahim ( Sunan Bonang )
Ia adalah Putra dari Sunan Ampel, berbeda dengan Ayahnya,ia menyebarluaskan Islam di daerah Tuban . ciri Khasnya menyebarluaskan Islam adalah dengan Kesenian, seperti namanya yang memakai nama Bonang ( alat Musik gamelan ), ia juga sangat pandai memainkan alat musik itu

4.      Syarifudin ( Sunan Drajat )
Ia adalah saudara kandung Sunan Bonang. Berarti ia juga adalah putra dari Sunan Ampel, ia memilih sedayu sebagai tempat untuk berdakwalh

5.      Raden Paku ( Sunan Giri )
Ia adalah keturunan bangsawan dari Blambangan , ia disebut Giri karena mendirikan Kraton dan masjid di bukit Giri , apakah kamu tau lagu Ilir ilir, ternyata Sunan Giri lah yang menciptakannya ,ia berdakwah melalui seni suara, selain lagu tadi ia juga menciptakan lagu “ Jamuran “

6.      Raden Prawoto ( Sunan Muria )
Daerah tempatnya berdakwah adalah di Gunung Muria, Kudus.caranya berdakwah adalah melalui Budaya setempat.

7.      Ja’far Sidiq ( Sunan Kudus )
Dari namanya tentu kita tau, ia berdakwah di daerah Kudus , ia memakai seni sebagai cara berdakwah.

8.      Raden Mas Said ( Sunan Kalijaga )
Ia adalah seorang bangsawan Majapahit, ia rela meninggalkan kehidupan mewahnya di keraton demi menyebarluaskan agama islam, lalu ia tinggal di Demak, ia menggunakan Media wayang untuk berdakwah.

9.      Syarif Hidayatullah ( Sunan Gunung Jati )
Ia adalah seorang raja dari Cuirebon, dan masih keturunan dari Prabu Siliwangi, wilayahnya berdakwah ialah di Vcirebon dan Banten.
Demikian artikel singkat tentang Wali songo..

Semoga Bermanfaat...